Ada masa dimana kita dapat menuliskan bahwa sang waktu kadang kala berlari begitu cepat. Dalam kondisi yang demikian kadang kala jua terbersit bahwa kita sangat butuh pegangan yang kuat agar tidak tergelincir. Medan sangat licin dan curam. Allah lah satu-satunya pegangan yang dapat menolong kita. Allah, I need You always... :)
Hadapilah segala episode yang sedang bergulir. Tak perlu mencari dan berharap pada harapan yang tak pasti, apalagi berharap pada harapan kosong, yang mungkin hanya sebuah fantasi atau fatamorgana belaka... hehe...
Kembalikanlah semua pada Allah. Karena hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tentram. Lapang dada dan bersihkan hati agar dapat menghadapi segala jenis episode yang jika memang sudah masanya pasti akan digulirkan satu persatu. Tugas kita hanyalah bagaimana menyikapi dan menghadapi segala episode itu dengan anggun.
“.. tak ada nikmat dan anugerah yang amat besar selain nikmat bersih hati dan lapang dada.” (Muhammad Ghazali)
”Siapa-siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, maka Dia melapangkan dadanya. Dan siapa-siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, maka Allah menjadikan dadanya sesak dan sempit” (QS. 6: 125)
Nabi Muhammad SAW sendiri, disebut Allah SWT sebagai orang yang telah dilapangkan dadanya (QS. 94: 1).
”(Ingatlah) pada hari di mana harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih dan lapang.” (Q.S. 26:89).Semoga Allah berkenan memasukkan kita ke dalam golongan hamba yang diberikan nikmat besar berupa lapang dada dan bersih hati, aamiin ya Rabb... Hanya Engkau satu-satunya harapanku dan tempatku bersandar...
Semoga bermanfaat ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar